Title : Love Pain
Pairing : Onkey
Length : oneshoot
Author : Keytakaoru
Rating : T
Genre : drama, romance, hurt
Desclaimer : Onkey itu milik satu sama lain meski
saya sebenernya juga tergila-gila dengan yang namanya Key tapi rela deh saya
kalo buat Key bahagia dengan si dubu ayam, apadeh #ditampol
Warning : miss typho, tdk sesuai
EYD, may be out of character, BL dll jadi buat yang gak suka daripada
membashing saya atau lebih parahnya bias saya yang jadi pair di cerita ini,
mending Anda menjauh
Notes : ini adalah
true story yang saya alami sendiri, beberapa kalimat memang ditambahkan untuk
membuatnya lebih menarik namun secara inti dan bagian ending cerita ini
benar-benar terjadi di kehidupan saya jadi maaf kalau terlihat datar sekali dan
maaf juga untuk ending yang mengecewakan karena begitulah memang ending dari
cerita saya di kehidupan nyata.
Kisah itu diawali oleh kejadian yang sama sekali tidak
romantis ataupun mengena namun dalam seumur hidupnya mungkin sang namja manis
itu akan selalu mengingat bagaimana ia bisa mengenal seseorang yang diam-diam
selalu dikaguminya.
Seperti biasa, Key sekarang sedang chatting dengan
teman-temannya, hobinya satu ini memang menjadi kebiasaan guna menghabiskan
waktu malam menghindari tugas layaknya seorang mahasiswa seharusnya yakni
belajar, salahkan saja fasilitas teknologi yang ditawarkan di dunia modern saat
ini, membuat tak jarang manusia-manusia seperti Key banyak bertebaran.
Hei Onew
ketik Key di dalam chatnya saat melihat salah satu nama
temannya muncul dalam daftar orang yang sedang online
hehe, maaf ini siapa
ya?
Ketik orang yang dichat Key sebagai balasan jawaban, maklum
belum berjalan berapa minggu Key menjadi mahasiswa baru, tak heran banyak antar
mahasiswa belum seberapa kenal teman sekelasnya sendiri.
Yah, ini Key teman
sekelasmu, kita hanya berbeda satu nomor absen, masa’ kau tidak ingat? Oke,
besok ketika kita ujian aku akan menyapamu agar kau tahu
Sebagai catatan ketika kelas Key ujian maka tempat duduk
akan diurutkan berdasarkan absen.
Ah, miane, nomor absen
setelahku atau sebelumnya? Hihi… miane ingatanku tidak begitu bagus.
Sebelummu, aku absen
100 kau 101 kan?
Ne
Ya sudahlah, besok
saja aku akan mulai menyapamu, ingat-ingat namaku oke? supaya ketika menyapamu
besok aku tidak seperti orang yang sok kenal, hehe
oke Key, aku tidak
akan lupa. J
####
Keesokan harinya seperti yang dijanjikan oleh Key, ia lebih
dulu menyapa Onew saat mereka berada dalam kelas.
“Onew ah”
“kau pasti Key? Aku tidak lupa kan? Ternyata kau.”
“apa maksudmu dengan ternyata kau huh? “
“ani, ternyata aku sudah mengenalmu hanya tidak tau namamu
saja”
“yang namanya kenal pasti tahu namanya juga, kau ini.”
Obrolan mereka berlanjut sampai dosen masuk ke dalam kelas,
hari itu merupakan hari pertama mereka ujian maka bisa dilihat sekarang Onew
dan Key duduk berdampingan.
“Key, lihat jawabanmu, soal-soal ini susah sekali.”
“kau ini baru juga kenal sudah mau menyontek huh.”
Jawaban ketus Key hanya ditanggapi senyuman tak berdosa dari
Onew, namun tak urung Key memperlihatkan jawabannnya juga.
####
Kau tidak belajar?
besok kita masih ada ujian ketik Key dalam chatnya
Aku kan bisa mencontek
padamu, kita kan bersebelahan
Tapi kau tau sendiri
kan aku juga tidak belajar, haha…
Tenang saja Key, aku
percaya padamu, kau jawab apa saja aku ikut
Seenaknya saja, kau
tahu aku menghabiskan banyak pulsaku demi mencari jawaban-jawaban ujian itu di
internet
Ah ne, apa kau mau aku
membelikanmu pulsa ?
Ani, bukan begitu
maksudku
Gwenchana Key, tunggu
saja oke
Onew tiba-tiba menghilang dari chatnya dan tidak lama
kemudian Key mendengar suara HPnya berbunyi, sms bahwa pulsanya bertambah. Dasar anak itu, benar-benar deh batin
Key menyadari bahwa pulsa itu pasti berasal dari Onew
####
“Key, minta minummu.”
“besok-besok bawa sendiri dari rumah, minuman segitu kan
sama sekali tidak berat.”
“tapi kan ada kau yang bisa membawakannya untukku, lagipula
kau juga bilang bahwa air segini tidak akan habis kalau kau minum sendiri”
“tapi kalau aku tidak masuk? Kau ini jangan hanya
mengandalkanku saja.”
“ayolah Key, kita masih punya kantin, kalau kau tidak masuk
aku kan bisa membelinya disana.”
Key menggerutu mendengar jawaban seenaknya dari Onew. Namun
dalam hatinya sejujurnya ia senang ada seseorang yang mengandalkannya meski air
minum sama sekali bukan masalah besar, tapi ia hanya menyukainya ketika Onew
tampak membutuhkannya.
####
Key ….
Ne? kau ini kenapa sms
malam-malam?bukannya tidur
Kau ini cerewet
sekali, ah matta aku akan memanggilmu umma mulai saat ini, itu cocok sekali
denganmu
YAH, kau kan lebih tua
dariku kenapa aku bisa jadi umma huh?
Kita kan hanya beda
bulan lagipula aku termasuk muda untuk ukuranku tau, aku kan sudah pindah
kuliah dua kali, harusnya aku sekarang menjadi seniormu tapi umurku masih
seumuran denganmu
Tetap saja aku lebih
muda
Tuh kan kau cerewet
sekali, aku akan memanggilmu ahjumma saja
Kau memang minta
dubunuh Onew
Hihihi…
Sms itu terus berlanjut dengan perdebatan tidak penting
antar kedunya hingga tengah malam.
####
Key melihat-lihat akun pribadi milik Onew, disana ada
beberapa album foto antara Onew dengan seorang gadis, Key melihat judul abum
itu, ia mengernyit mengetahui kenyataan bahwa foto itu adalah foto Onew dengan
kekasihnya. Entah kenapa ada perasaan tidak enak melihat foto itu. Key merasa
kalau ternyata sejauh ini ia masih belum tahu apa-apa tentang Onew padahal
mereka sudah cukup dekat. Gadis itu tidak
jauh lebih cantik dariku batin Key menghibur diri sendiri.
####
Untuk beberapa hari Onew tidak masuk kuliah, Key sama sekali
tidak bisa menghubunginya. Ia tidak tahu juga harus mencari tahu kemana. Tapi
kemudian ia ingat bahwa Onew punya teman sekelas saat SMA di kelas lain.
“Jonghyun, kau tau kemana Onew ?” Key menghampiri kelas
Jonghyun menyakan kabar Onew, siapa tahu Jonghyun tahu sesuatu.
“dia tidak masuk lagi? “tanya Jonghyun balik
“ne”
“penyakitnya pasti kambuh lagi.”
“apa maksudmu? Onew punya penyakit ?” tanya Key kahawatir
“ani, bukan begitu maksudku tapi Onew memang suka membolos
Key, kau mungkin belum tahu kalau orang tua Onew sudah pisah rumah sejak lama
dan itu membuat anak itu menjadi kurang terkendali, belum lagi ia sebenarnya
ingin menjadi dokter seperti ayahnya tapi setelah mencoba beberapa tes ia
selalu gagal makanya ia berpindah-pindah kampus hanya sebagai pengalihan untuk
menunggu tahun depannnya lagi dan mengambil tes masuk kedokteran”
Key merasa bodoh, sebagai orang yang dekat dengan Onew ia
bahkan tidak tahu sedikitpun masalah ini. Key memang bisa dibilang orang dekat
Onew karena Onew tidak terlalu dekat dengan siapapun, ia hanya berteman
sekedarnya saja dengan orang lain di luar Key. Tapi di luar itu, Key merasa
ikut sakit hati membayangkan bagaimana Onew selama ini hidup, pasti sangat
susah baginya sampai ia sering membolos kuliah. Buru-buru ia mengeluarkan HPnya
untuk memastikan keadaan Onew.
####
“Onew, bolehkah aku tanya sesuatu yang pribadi padamu ?”
“kenapa kau tiba-tiba jadi serius sekali Key, tentu saja kau
bisa tanya apa saja padaku.”
“apakah benar orang tuamu berpisah ?”
Untuk sekian lama Onew hanya terdiam mendengar pertanyaan
Key, ini membuat Key merasa tidak enak hati sudah bertanya hal seperti itu pada
Onew.
“miane, kalau kau tidak mau menjawab tidak masalah, aku
hanya ingin kau berbagi denganku supaya itu tidak terasa berat buatmu.”
“ne, orang tuaku memang sudah pisah rumah, aku dan adik
laki-lakiku ikut ummaku sedangkan adik terkecilku ikut appaku, untuk noonaku
dia lebih memilih untuk mengontrak rumah sendiri”
Semakin Onew membuka diri Key semakin tak paham bagaimana ia
bisa menganggap ia dekat dengan Onew sementara banyak sekali hal yang ia tidak
tahu, ini juga adalah pertama kalinya Key tau bahwa Onew memiliki noona dan dua
orang nam-dongsaeng. Key melihat wajah sedih Onew saat bercerita tentang
keluarganya, ia tidak menyangka hidup Onew begitu konpleks, Onew tampak sangat
ceria di kesehariannya, mungkin itu hanyalah kedok untuk menutupi perasaan
sebenarnya.
####
Keseokan hari dan hari-hari setelahnya Onew semakin jarang
masuk kuliah, itu membuat Key semakin khawatir, ia juga sama sekali tidak bisa
menghubungi Onew. Namun beberapa hari kemudian Onew datang saat kampus Key
mengadakan seminar. Seperti tidak terjadi apapun Onew menyapa Key dengan ceria
seperti biasa.
“Key”
“kau niat kuliah atau tidak? Bagaimana kau bisa bermain-main
dengan kuliahmu, apa kau memang tidak mau lulus? Sayang sekali orang tuamu
membiayai sekolahmu hanya untuk dibuat main-main olehmu.”
“kau ini kita baru bertemu kau sudah marah-marah lagipula
kau sama sekali tidak punya hak untuk berkata seperti itu, kau sama sekali
tidak tahu bagaimana hidupku.”
Onew meninggalkan Key yang kini tengah menahan tangisnya,
sungguh Key tidak bermaksud apa-apa berkata seperti itu, ia hanya terlalu
mengkhawatirkan Onew dan tidak sadar kalau kata-katanya justru berakhir dengan
menyakiti hati Onew.
Sesampai di rumah Key buru-buru mengsms Onew untuk minta
maaf
miane, aku tidak
bermaksud seperti itu ketika mengatakannya, aku memang tidak berhak berkata
seperti itu tanpa tahu bagaimana kehidupanmu sebenarnya
gwenchana Key, maafkan
aku juga, aku tadi emosi
benarkah kau tidak
apa-apa? Oke, kumohon masuklah kuliah besok, aku perlu benar-benar bicara
denganmu
akan kuusahakan
jawaban Onew sama sekali tidak memberikan kepuasaan buat
Key, ia begitu gelisah sepanjang malam.
####
Onew menepati janjinya, meski ia tidak pernah masuk
sebelumnya tapi hari itu ia benar-benar masuk untuk berbicara dengan Key. Key
datang ke kampus tak lama setelah Onew datang, ia buru-buru menghampiri Onew
dan menjelaskan semua maksud dari perkataannya, bahwa itu tidak lebih dari
sekedar kekhawatirannya, Key juga berulang-ulang meninta maaf ke Onew. Onew
tersenyum, ia menggenggam tangan Key untuk menenangkan namja itu, meyakinkannya
bahwa ia sudah tidak apa-apa sekarang. Teman-teman Key terlalu sibuk mengurusi
tugas yang diberikan oleh dosen mereka untuk menyadari bahwa wajah Key memerah,
ini adalah pertama kalinya skinship terjadi antara dirinya dengan Onew.
####
You fill my room completely with your scent
I want to know you
Now you make me unable to do anything
I hold back my tears
Hari-hari berikutnya Onew kembali seperti semula, ia terus
membolos kuliahnya namun Key sudah tidak terlalu khawatir, ia tahu itu adalah
keputusan mutlak Onew, lagipula Key tahu bahwa Onew mengincar bangku kedokteran
jadi ia menang tidak benar-benar berniat kuliah di luar jurusan itu. Mengingat
kenyataan itu Key jadi sedih, meski selama ini Onew juga jadi jarang terlihat
tapi membayangkan Onew nanti benar-benar akan pindah benar-benar terasa
berbeda..
Key terlalu larut dalam lamunannya tentang Onew ketika temannya
menyeletuk di depannya
“apakah Onew benar-benar berpacaran dengan Luna? Mereka
tidak terlihat serasi, kau tahu Onew punya postur tubuh sempurna, sedangkan
Luna pendek dan kecil begitu”
“eh? Apa yang kau katakan? Bukankah Onew sudah punya pacar? Kenapa
ia jadi berpacaran dengan Luna?”
“kau tidak tahu? Padahal kau dekat dengannya, gossip sudah
menyebar. Sudah lama Onew putus degan pacar dulunya.”
Key memastikan berita yang ada dengan mengirim pesan pada
Onew
Kau sedang dekat
dengan Luna?
Hehe…. Ne sudah
beberapa minggu ini aku melakukan pendekatan dengannya
Key merasa sakit hati, ia pikir Onew tidak benar-benar
mempercayainya sebagai sahabat, kenapa semua berita penting tentang Onew ia
tahu dari orang lain. Key kembali membalas sms nya.
Bagaimana bisa kau
bolos kuliah tapi masih sempat-sempatnya pendekatan dengan Luna teman sekelas
kita?
Kau ingat saat aku
datang seminar? Itu salah satu bentuk pendekatanku, setelah itu kami hanya
sering keluar bersama
Onew benar-benar tidak punya beban saat membalas sms itu,
Key pikir namja itu pasti benar-benar sangat menyukai Luna sampai ia mau
memutuskan pacar lamanya yang bertahan sejak SMA. Selama ini Key tidak pernah
tahu terlalu jauh soal pacar Onew sebelumnya, Onew juga tidak pernah
membahasnya jadi Key tidak terlalu ambil pusing tapi Luna adalah teman sekelas
mereka, itu menjadi sangat sulit bagi dirinya. Tanpa sadar Key meneteskan
airmata, ia tidak tahu itu lebih karena Onew tidak bercerita apa-apa padanya
sebagai sahabat atau karena kenyataan Onew sekarang justru memilih teman
sekelasnya yang ia tahu tidak lebih dekat dengan Onew dibanding dirinya.
Wae Key? Balas
Onew lebih lanjut.
Key tidak ingin Onew tahu benar apa yang ia rasakan jadi ia
hanya balik membalas apa adanya
Kau putus dengan pacar
lamamu?
Ne, kau kan yang
mengusulkannya saat aku bilang bahwa seorang yeoja berkata jorok padaku dan aku
tanya apa yang harusnya aku lakukan kau bilang aku harus tegas sebagai namja
demi harga diriku jadi aku memutuskannya.
Key tidak tahu harus merasa apa saat itu. Jujur ia senang
karena Onew justru lebih memilih mendengarkan nasihatnya dan memutuskan pacar
lamanya tapi ia juga menyesal karena akhirnya Onew justru memilih berpacaran
dengan Luna.
Beberapa menit kemudian Onew kembali mengirim pesan
Bagaimana menurutmu
Luna? Dia cantik kan? Kenapa semua teman kita bilang bahwa kami berdua tidak
cocok?
Key memang sakit hati tapi ia tidak tega membuat Onew sedih,
ia sudah cukup tahu bahwa Onew tidak begitu bahagia dengan kehidupannya di
rumah maka mengorbankan perasaannya ia justru membalas
Luna yeoja yang
cantik, kau pantas dengannya, aku kenal dia saat kami berada di satu
organisasi, dia yeoja yang menyenangkan, kalau orang lain banyak berkata bahwa
kalian berdua tidak cocok mungkin karena mereka belum mengenal dekat Luna
Benarkah? Aku rasa
juga begitu, gomawo Key, dukung aku ya
Percakapan itu berhenti di sana, Key tidak sanggup membalas
sms Onew dengan berpura-pura dia mendukung keduanya lagi, itu terlalu berat
untuknya.
Setelah itu Onew justru semakin jauh darinya, Onew tak
pernah mengirim pesan tengah malam hanya untuk menggodanya, memanggil ia dengan
sebutan umma atau ahjumma lagi. Key pun sama sekali tidak sanggup mengirim
pesan terlebih dahulu, ia takut salah bicara karena kini ia menyadari betul
bahwa perasaannya telah berubah dari sahabat menjadi cinta.
####
I throw away a page filled with our memories
And I make a promise again that I’ll erase you
today
I can’t do it, it’s like a habit, I can’t do it
like I thought I could
I can’t live, I can’t live, my heart is filled
with love pain
Since there are memories left in thoughtful
places
I’m searching for you again, you, you, love
pain
Key, Onew bertanya
padaku apakah aku bisa jujur padanya, ia belum tanya apa yang ia akan tanyakan
tapi aku rasa ia sudah tahu bahwa kau menyukainya
Key membaca pesan dari temannya Taemin, yah Taemin tahu soal
perasaan Key karena namja itu yang dulu juga member tahu soal kedekatan Onew
dan Luna serta namja cantik itu juga yang melihat Key meneteskan air mata saat
tahu bahwa apa yang dikatakannya ternyata benar. Key sempat berpikir beberapa
lama tapi ia memutuskan untuk membiarakan Onew tahu perasaannya. Bagaimanapun
Onew adalah sahabatnya dan tidak ada kebohongan antar sahabat, lagipula itu
tidak akan merubah apapun, Onew sekarang sudah punya Luna.
Ne, kau bisa
memberitahunya ketik Key sebagai balasan untuk Taemin
Key tidak tahu bahwa itu menjadi akhir dari hubungannya
dengan Onew. Setelah Onew tahu, Onew benar-benar tampak menghindarinya. Key
tahu dari Taemin bahwa Onew bilang ia bingung harus bersikap apa di depan Key,
jadi segala kontak yang menghubungkan Onew dengan Key diputus begitu saja oleh
Onew.
Jujur Key tahu bahwa hal semacam ini akan terjadi, meski ia
memilih untuk jujur awalnya kini ia agak menyesal, bukan hanya Onew bersama
dengan orang lain tapi juga hubungan persahabatan mereka yang terjalin dengan
indah juga harus berakhir. Beberapa kali ia melihat Onew mengomen postingan
teman mereka di akun pertemanan dan tiap kali Key ikut berkomentar Onew akan
menghilang. Hubungan mereka benar-benar tidak bisa diselamatkan. Key meminta
maaf berulang kali lewat pesan mengenai prasaannya meski seharusnya perasaan
cinta sama sekali bukan suatu kesalahan.
Kalau saja cinta bisa memilih, Key tidak akan jatuh cinta
pada sahabatnya sendir dan merusak pertemanan mereka. Tapi cinta tumbuh tanpa
di sadari pada orang dan waktu yang tak terduga, Key sama sekali tidak punya
pilihan.
####
I can’t even erase you, I can’t even throw you
away
I endure another day again, I’m trapped inside
of you
My heart is just tired No, no, no
Why is a day without you so hard?
I can’t live, I can’t live, my heart is filled
with love pain
My unspeakable, indispensable
Overflowing love pain
3 bulan kemudian
Key sedang disibukkan oleh pentas drama yang akan
dilaksanakan keesokan harinya. Tiba-tiba ia mendengar suara Onew dari arah luar
kelasnya. Untuk sesaat hatinya diliputi rasa gembira karena ada kemungkinan ia
bisa melihat Onew lagi. Tapi harapan itu pupus. Ia melihat sendiri Onew menyapa
semua teman sekelasnya yang juga sedang menyipakan pementasan drama kecuali
dirinya. Key berulang kali mencuri pandang pada Onew. Key tahu betul Onew juga
beberapa kali melirik dirinya, tapi seperti mereka adalah orang asing, Onew
sama sekali tidak berniat menyapanya. Onew benar-benar berakting sangat bagus
dan itu membuat luka di hati Key yang untuk beberapa saat lalu mulai sembuh
mulai menganga lagi.
End ….








0 komentar:
Posting Komentar