Title : Kimi ga iru
Pairing : Onkey
Length : chapter
Author : Keytakaoru
Rating : T
Genre : drama, romance (?)
entah saya juga bingung genre apa sebenarnya ff ini #pabbo author
Desclaimer : Onkey itu milik satu
sama lain meski saya sebenernya juga tergila-gila dengan yang namanya Key tapi
rela deh saya kalo buat Key bahagia, apadeh #ditampol
Warning : miss typho, tdk sesuai EYD, may be out of
character, BL dll jadi buat yang gak
suka daripada membashing saya atau lebih parahnya bias saya yang jadi pair di
cerita ini, mending Anda menjauh
“kami sudah jadian.” Kata Onew malu-malu
pada 2 teman dekatnya, Minho dan Taemin sambil memegang erat tangan Key.
“EEEEeeeeeeeeehhhhhhhhhhhhhhhhh?
“ dan ini adalah teriakan kompak semua teman sekelas Onew, beberapa yeoja
diantaranya bahkan sudah jatuh pingsan mendengar berita mengejutkan itu.
Key masih sulit mempercayai bahwa
kejadian di gunung waktu itu adalah nyata. Bahkan saat liburan musim dingin pun
mereka menghabiskan waktu berdua. Entah bagaimana ceritanya ia jadi berkenalan
dengan keluarga Onew dan disambut dengan sangat baik. Bahkan kakak perempuan
Onew merencanakan acara date yang sangat romantis untuk mereka. Begitupun Onew,
meski dengan malu-malu seperti sekarang tapi ia sudah menemui orang tua Key
yang juga disambut dengan baik. Ah seperti surga rasanya, Key sekarang benar-benar
menjadi pacar si pangeran tampan Onew.
“baguslah kalian berdua akhirnya
jadian.” Dongwoon datang kemudian menyalami Onew dan Key.
“Dongwoon, apa kau merencanakan
sesuatu lagi ?”
“kau merestui kami berdua?” tentu
saja Key yang polos selalu percaya dengan perkataan Dongwoon.
“tentu saja. Karena sebenarnya
Key dulu pernah suka padaku, teman semasa kecilnya namun dia direbut oleh namja
yang wajahnya menunjukkan seperti tidak berminat pada siapapun, kemudian dia
berpikir apakah nanti ada yang mau lagi dengannya hingga akhirnya Onew
berpaling pada namja seperti Key.” Dongwoon menunjukkan evil smirknya.
“bersihkan hatimu yang sudah
menghitam itu.” Sinis Onew.
“akuilah saja Onew, yang cocok
denganku itu adalah yeoja cantik yang sexy, bukan namja yang rangkingnya
rata-rata seperti Key. Kalau kau sih cocok sekali dengannya.”
Dongwoon berakhir dengan kepala
benjol hasil timpukan kamus besar dari Key. Dan untuk menyelamatkan dirinya
dari kemarahan Key yang lebih parah, Dongwoon buru-buru kembali ke kelasnya.
“sebenarnya dia itu mendukung
atau apa sih, menyebalkan sekali.” Sungut Taemin.
“jangan diambil hati. Itu
tandanya dia kalah telak denganmu.” Minho menambahkan.
“ah itu, kalau kau mau, pulang
sekolah nanti mau mampir ke rumahku?” tanya Onew pada Key yang masih
uring-uringan dengan kelakuan Dongwoon.
“eh, boleh ?”
“sebenarnya kemarin DVD yang kau
suka …” belum sempat Onew menyelesaikan kalimatnya Key sudah menyela dengan
antusias
“apa kau akan mengubah gaya
rambutku lagi? Horeee….”
Padahal sebenarnya Onew mau
menunjukkan DVD yang diceritakan Key kemarin, ia sudah rela berputar-putar demi
mencari kaset yang kata Key adalah favoritnya dan ia sudah berencana akan
menonton itu bersama nanti setelah pulang sekolah tapi tampaknya saat ini Key
sedang sangat senang dengan pikiran bahwa ia akan di make over di salon kakak
perempuan Onew, jadi Onew hanya membiarkan namja manis itu berbahagia dengan
pikirannya sendiri saja.
“sepertinya memang bukan
waktunya” lirih Onew.
“kau bilang apa?” tanya Key.
“ani, kajja kita masuk kelas.”
****
“hei, kau mau memberikan itu pada
Onew tanggal 14 nanti kan?”
Key sedang menunggu Onew untuk
pulang bersama, sayangnya Onew harus menghadap wali kelas mereka dahulu sebelum
pulang. Tak sengaja ia mendengar dua yeoja berbicara dengan membawa nama Onew,
Key jadi penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.
“tentu saja. Bukan masalah meski
ia sudah punya pacar juga.”
“betul. Aku juga sudah
menyiapkannya.”
“chakkaman, memangnya tanggal 14
ada apa? Apa yang mau kalian kasih pada Onew?” tanya Key akhirnya.
“apaan sih kau? Eh, kau kan
pacarnya Onew?”
“sudahlah ayo kita pulang saja
daripada meladeni namja ini”
“kenapa kalian selalu menindasku
sih, memangnya ada apa dengan tanggal 14 ?” tanya Key kukuh.
“karna aku kasihan padamu, akan
kuberitahu. Tanggal 14 itu kan hari valentine, masak kau tidak tau sih? Nah,
kau harus menyiapkan makanan yang manis-manis untuk Onew seperti coklat”
“sudah ya, kami pulang dulu.”
Kedua yeoja teman Key itu
kemudian pulang dengan tertawa cekikikan, entah apa yang mereka tertawakan.
“miane, aku tadi dimintai tolong
pak guru dulu.” Onew datang tak lama setelah kedua orang yeoja yang berbicara
dengan Key tadi pulang.
“gwenchana.” Senyum Key.
Keduanya berjalan kaki pulang
menuju rumah Onew sambil bergandengan tangan, sungguh pemandangan yang sangat
romantic. Namun, key masih memikirkan apa yang dibicarakan kedua temannya tadi.
hari valentine? Ternyata ada yang namanya begitu di Seoul ya? Iya pernah dengar
beberapa kali di televisi tapi hanya sekedar itu, ia tidak pernah benar-benar
tahu apa makna dari hari itu sebenarnya, kapan dan bagaimana cara merayakannya.
“kita mampir sebentar” tiba-tiba
Onew sudah menggeret tangan Key menuju sebuah taman bermain .
Key menuju ke sebuah ayunan yang
dengan senang hati didorongkan oleh Onew. Keduanya menikmati sore itu bersama.
“menyenangkan sekali, aku sudah
lama tidak pernah main ayunan sejak masih di Daegu.” Kata Key senang.
“untuk menghangatkan tubuh yang
kedinginan ya paling cepat adalah dengan menggerakkan tubuh dan kupikir kau
pasti akan suka main ayunan.sekarang kau sudah tidak kedinginan kan? Habisnya
wajahmu terlihat aneh daritadi”
“gomawo” Key memeluk tubuh Onew,
hangat, ia hanya butuh Onew untuk menghangatkan tubuh dan hatinya, Onew saja
sudah cukup.
“ngomong-ngomong tanggal 14 nanti
sebenarnya …” sebelum Onew selesai bicara Key sudah menyela.
“soal itu, serahkan saja padaku,
aku akan buat seharian itu jadi hari terbaikmu.”
“oh, kau sudah tau ?”
“tentu saja, aku kan pacarmu. Ah matta,
aku harus pulang untuk mempersiapkannya, main ke rumahmu besok-besok saja ya.”
Onew hanya tersenyum melihat
semangat Key. Anak itu bahkan berlari pulang ke rumahnya tanpa menunggu Onew.
****
Tanggal 14
Key sudah siap dari pagi-pagi
sekali, ia bahkan menata rambutnya sendiri kali ini. Key tiba-tiba menjadi
sangat deg-degan ketika melihat Onew menunggunya di depan rumah.
“selamat pagi” senyum sabit Onew
benar-benar menyilaukan Key, ia sampai lupa harus berkata apa.
“kau menata rambutmu sendiri?”
“aneh ya?”
“ani, kau cocok sekali dengan
rambut seperti itu”
Key tersenyum sepanjang
perjalanan mereka menuju sekolah. Pagi ini sungguh sempurna. Onew memuji
penampilannya dan ia sudah siap dengan hadiah untuk Onew. Key yakin ini akan
jadi hari terindah untuk dirinya dan Onew.
Key dan Onew sampai di depan
kelasnya dan melihat banyak sekali anak yang menyambut mereka.
“SAENGIL CHUKKAE Onew shi” teriak
kompak anak satu kelas.
Key terpaku, apa maksudnya?
“tunggu, ulang tahun? Bukannya
hari ini hari valentine?”
“kau menganggapnya betulan? Kami
hanya bercanda kemarin. Coba lihat kalender dong, sekarang kan masih bulan Desember.
Miane, kupikir kau adalah kekasihnya jadi sudah pasti tahu kapan ulang tahun
Onew” jawab yeoja yang kemarin ditemui Key santai.
“selain itu soal Onew yang suka
makanan manis juga sebenarnya bohongan. Onew kan paling tidak bisa memakan
makanan manis”
Key memandang bungkusan di
tangannya, itu adalah coklat yang sudah susah payah ia buat sendiri kemarin.
Onew tidak tega melihat Key yang terpuruk, ia mengggam tangan Key erat
“aku yang salah, seharusnya akau
memberitahumu.”
“ani, yang salah paham dan
seenaknya kan aku. Aku mau ke toilet sebentar, kau bersenang-senang dengan yang
lainnya dulu.”
Dan tanpa dapat dicegah oleh
Onew, Key sudah berlari menjauh.
“aku memang bodoh, ulang tahun
pacar sendiri saja tidak tahu.” Racau Key sendiri, ia sedang menyeka air mata
yang tampaknya akan jatuh.
“Onew wajahnya jadi kelihatan
murung, padahal aku sudah berjanji akan membuat hari ini menjadi hari paling
menyenangkan untuknya.” Key tampak sangat depresi, ia kini menyendiri di atap
sekolah.
Key melihat uang sakunya, tidak,
uang ini tidak akan cukup untuk membeli hadiah baru untuk Onew. Key kecewa
karena kenyataannnya ia tidak tahu apa-apa tentang Onew. Makanan apa yang Onew
suka, makanan apa yang ia tidak suka. Key cuma senang menjadi kekasih Onew
tanpa pernah berusaha mengetahui apa-apa tentang Onew. Key sudah pasrah kalau
saja habis ini Onew akan memutuskannya.
BRAKK…
“hosh…hosh…. Mana ada toilet
disini” Onew muncul dari balik pintu dengan peluh menetes, tampak sekali namja
itu habis berlari.
Onew duduk di dekat Key, merebut
coklat yang ada di tangan Key, mencoba memakannya sambil memandang wajah sendu
Key.
“makanan yang aku suka adalah ayam,
semua yang berbahan dasar ayam aku suka. Hehe… aku tidak suka makanan manis.
Belakangan ini aku selalu diikuti oleh namja aneh yang datang dari Daegu, dia
selalu mengusikku dan membuatku lelah tapi aku sadar hati yang dia punya sesuai
dengan yang aku mau, karena itu aku mencintainya. Apa ada lagi yang kau ingin
tahu?”
Onew memandang Key dengan senyum
sabitnya, Key sepertinya masih belum sadar, ia masih terpaku pada senyum manis
Onew.
“aku juga sama denganmu, belum
tahu banyak tentang dirimu, tapi sekarang aku ingin tahu semuanya, kita bisa
lebih saling mengenal mulai sekarang. Apa rencana jangka panjangku untuk jadi
kekasihmu sudah gagal ?” Onew terus berceloteh melihat Key hanya diam.
“sa..sama sekali tidak” akhirnya
Key membuka mulutnya.
Onew kemudian mendekati Key,
mencium namja itu lembut, menyalurkan perasaan hangat pada namja yang ia cintai
dan menghilangkan seluruh perasaan khawatir Key akan kehilangan dirinya.
“nah mulai sekarang, jangan
buatkan aku makanan manis lagi, arra?”
Onew mengacak lembut rambut Key.
“ne” Key sudah bisa tersenyum
kembali.
Key sadar ciuman tadi bukan yang
terakhir melainkan sebuah tanda untuk awal yang baru.








0 komentar:
Posting Komentar