Kimi ga Iru / Onkey / Chapter 3



Title : Kimi ga iru
Pairing : Onkey
Length : chapter
Author : Keytakaoru           
Rating : T
Genre : drama, romance (?) entah saya juga bingung genre apa sebenarnya ff ini #pabbo author
Desclaimer : Onkey itu milik satu sama lain meski saya sebenernya juga tergila-gila dengan yang namanya Key tapi rela deh saya kalo buat Key bahagia, apadeh #ditampol
Warning : miss typho, tdk sesuai EYD, may be out of character, BL dll jadi buat yang gak suka daripada membashing saya atau lebih parahnya bias saya yang jadi pair di cerita ini, mending Anda menjauh




“kami sudah jadian.” Kata Onew malu-malu pada 2 teman dekatnya, Minho dan Taemin sambil memegang erat tangan Key.

“EEEEeeeeeeeeehhhhhhhhhhhhhhhhh? “ dan ini adalah teriakan kompak semua teman sekelas Onew, beberapa yeoja diantaranya bahkan sudah jatuh pingsan mendengar berita mengejutkan itu.

Key masih sulit mempercayai bahwa kejadian di gunung waktu itu adalah nyata. Bahkan saat liburan musim dingin pun mereka menghabiskan waktu berdua. Entah bagaimana ceritanya ia jadi berkenalan dengan keluarga Onew dan disambut dengan sangat baik. Bahkan kakak perempuan Onew merencanakan acara date yang sangat romantis untuk mereka. Begitupun Onew, meski dengan malu-malu seperti sekarang tapi ia sudah menemui orang tua Key yang juga disambut dengan baik. Ah seperti surga rasanya, Key sekarang benar-benar menjadi pacar si pangeran tampan Onew.

“baguslah kalian berdua akhirnya jadian.” Dongwoon datang kemudian menyalami Onew dan Key.

“Dongwoon, apa kau merencanakan sesuatu lagi ?”

“kau merestui kami berdua?” tentu saja Key yang polos selalu percaya dengan perkataan Dongwoon.

“tentu saja. Karena sebenarnya Key dulu pernah suka padaku, teman semasa kecilnya namun dia direbut oleh namja yang wajahnya menunjukkan seperti tidak berminat pada siapapun, kemudian dia berpikir apakah nanti ada yang mau lagi dengannya hingga akhirnya Onew berpaling pada namja seperti Key.” Dongwoon menunjukkan evil smirknya.

“bersihkan hatimu yang sudah menghitam itu.” Sinis Onew.

“akuilah saja Onew, yang cocok denganku itu adalah yeoja cantik yang sexy, bukan namja yang rangkingnya rata-rata seperti Key. Kalau kau sih cocok sekali dengannya.”

Dongwoon berakhir dengan kepala benjol hasil timpukan kamus besar dari Key. Dan untuk menyelamatkan dirinya dari kemarahan Key yang lebih parah, Dongwoon buru-buru kembali ke kelasnya.

“sebenarnya dia itu mendukung atau apa sih, menyebalkan sekali.” Sungut Taemin.

“jangan diambil hati. Itu tandanya dia kalah telak denganmu.” Minho menambahkan.

“ah itu, kalau kau mau, pulang sekolah nanti mau mampir ke rumahku?” tanya Onew pada Key yang masih uring-uringan dengan kelakuan Dongwoon.

“eh, boleh ?”

“sebenarnya kemarin DVD yang kau suka …” belum sempat Onew menyelesaikan kalimatnya Key sudah menyela dengan antusias

“apa kau akan mengubah gaya rambutku lagi? Horeee….”

Padahal sebenarnya Onew mau menunjukkan DVD yang diceritakan Key kemarin, ia sudah rela berputar-putar demi mencari kaset yang kata Key adalah favoritnya dan ia sudah berencana akan menonton itu bersama nanti setelah pulang sekolah tapi tampaknya saat ini Key sedang sangat senang dengan pikiran bahwa ia akan di make over di salon kakak perempuan Onew, jadi Onew hanya membiarkan namja manis itu berbahagia dengan pikirannya sendiri saja.

“sepertinya memang bukan waktunya” lirih Onew.

“kau bilang apa?” tanya Key.

“ani, kajja kita masuk kelas.”

****

“hei, kau mau memberikan itu pada Onew tanggal 14 nanti kan?”

Key sedang menunggu Onew untuk pulang bersama, sayangnya Onew harus menghadap wali kelas mereka dahulu sebelum pulang. Tak sengaja ia mendengar dua yeoja berbicara dengan membawa nama Onew, Key jadi penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.

“tentu saja. Bukan masalah meski ia sudah punya pacar juga.”

“betul. Aku juga sudah menyiapkannya.”

“chakkaman, memangnya tanggal 14 ada apa? Apa yang mau kalian kasih pada Onew?” tanya Key akhirnya.

“apaan sih kau? Eh, kau kan pacarnya Onew?”
“sudahlah ayo kita pulang saja daripada meladeni namja ini”

“kenapa kalian selalu menindasku sih, memangnya ada apa dengan tanggal 14 ?” tanya Key kukuh.

“karna aku kasihan padamu, akan kuberitahu. Tanggal 14 itu kan hari valentine, masak kau tidak tau sih? Nah, kau harus menyiapkan makanan yang manis-manis untuk Onew seperti coklat”

“sudah ya, kami pulang dulu.”

Kedua yeoja teman Key itu kemudian pulang dengan tertawa cekikikan, entah apa yang mereka tertawakan.

“miane, aku tadi dimintai tolong pak guru dulu.” Onew datang tak lama setelah kedua orang yeoja yang berbicara dengan Key tadi pulang.

“gwenchana.” Senyum Key.

Keduanya berjalan kaki pulang menuju rumah Onew sambil bergandengan tangan, sungguh pemandangan yang sangat romantic. Namun, key masih memikirkan apa yang dibicarakan kedua temannya tadi. hari valentine? Ternyata ada yang namanya begitu di Seoul ya? Iya pernah dengar beberapa kali di televisi tapi hanya sekedar itu, ia tidak pernah benar-benar tahu apa makna dari hari itu sebenarnya, kapan dan bagaimana cara merayakannya.

“kita mampir sebentar” tiba-tiba Onew sudah menggeret tangan Key menuju sebuah taman bermain .

Key menuju ke sebuah ayunan yang dengan senang hati didorongkan oleh Onew. Keduanya menikmati sore itu bersama.

“menyenangkan sekali, aku sudah lama tidak pernah main ayunan sejak masih di Daegu.” Kata Key senang.

“untuk menghangatkan tubuh yang kedinginan ya paling cepat adalah dengan menggerakkan tubuh dan kupikir kau pasti akan suka main ayunan.sekarang kau sudah tidak kedinginan kan? Habisnya wajahmu terlihat aneh daritadi”

“gomawo” Key memeluk tubuh Onew, hangat, ia hanya butuh Onew untuk menghangatkan tubuh dan hatinya, Onew saja sudah cukup.

“ngomong-ngomong tanggal 14 nanti sebenarnya …” sebelum Onew selesai bicara Key sudah menyela.

“soal itu, serahkan saja padaku, aku akan buat seharian itu jadi hari terbaikmu.”

“oh, kau sudah tau ?”

“tentu saja, aku kan pacarmu. Ah matta, aku harus pulang untuk mempersiapkannya, main ke rumahmu besok-besok saja ya.”

Onew hanya tersenyum melihat semangat Key. Anak itu bahkan berlari pulang ke rumahnya tanpa menunggu Onew.

****

Tanggal 14

Key sudah siap dari pagi-pagi sekali, ia bahkan menata rambutnya sendiri kali ini. Key tiba-tiba menjadi sangat deg-degan ketika melihat Onew menunggunya di depan rumah.

“selamat pagi” senyum sabit Onew benar-benar menyilaukan Key, ia sampai lupa harus berkata apa.

“kau menata rambutmu sendiri?”

“aneh ya?”

“ani, kau cocok sekali dengan rambut seperti itu”

Key tersenyum sepanjang perjalanan mereka menuju sekolah. Pagi ini sungguh sempurna. Onew memuji penampilannya dan ia sudah siap dengan hadiah untuk Onew. Key yakin ini akan jadi hari terindah untuk dirinya dan Onew.

Key dan Onew sampai di depan kelasnya dan melihat banyak sekali anak yang menyambut mereka.

“SAENGIL CHUKKAE Onew shi” teriak kompak anak satu kelas.

Key terpaku, apa maksudnya?

“tunggu, ulang tahun? Bukannya hari ini hari valentine?”

“kau menganggapnya betulan? Kami hanya bercanda kemarin. Coba lihat kalender dong, sekarang kan masih bulan Desember. Miane, kupikir kau adalah kekasihnya jadi sudah pasti tahu kapan ulang tahun Onew” jawab yeoja yang kemarin ditemui Key santai.

“selain itu soal Onew yang suka makanan manis juga sebenarnya bohongan. Onew kan paling tidak bisa memakan makanan manis”

Key memandang bungkusan di tangannya, itu adalah coklat yang sudah susah payah ia buat sendiri kemarin. Onew tidak tega melihat Key yang terpuruk, ia mengggam tangan Key erat

“aku yang salah, seharusnya akau memberitahumu.”

“ani, yang salah paham dan seenaknya kan aku. Aku mau ke toilet sebentar, kau bersenang-senang dengan yang lainnya dulu.”

Dan tanpa dapat dicegah oleh Onew, Key sudah berlari menjauh.

“aku memang bodoh, ulang tahun pacar sendiri saja tidak tahu.” Racau Key sendiri, ia sedang menyeka air mata yang tampaknya akan jatuh.

“Onew wajahnya jadi kelihatan murung, padahal aku sudah berjanji akan membuat hari ini menjadi hari paling menyenangkan untuknya.” Key tampak sangat depresi, ia kini menyendiri di atap sekolah.

Key melihat uang sakunya, tidak, uang ini tidak akan cukup untuk membeli hadiah baru untuk Onew. Key kecewa karena kenyataannnya ia tidak tahu apa-apa tentang Onew. Makanan apa yang Onew suka, makanan apa yang ia tidak suka. Key cuma senang menjadi kekasih Onew tanpa pernah berusaha mengetahui apa-apa tentang Onew. Key sudah pasrah kalau saja habis ini Onew akan memutuskannya.

BRAKK…

“hosh…hosh…. Mana ada toilet disini” Onew muncul dari balik pintu dengan peluh menetes, tampak sekali namja itu habis berlari.

Onew duduk di dekat Key, merebut coklat yang ada di tangan Key, mencoba memakannya sambil memandang wajah sendu Key.

“makanan yang aku suka adalah ayam, semua yang berbahan dasar ayam aku suka. Hehe… aku tidak suka makanan manis. Belakangan ini aku selalu diikuti oleh namja aneh yang datang dari Daegu, dia selalu mengusikku dan membuatku lelah tapi aku sadar hati yang dia punya sesuai dengan yang aku mau, karena itu aku mencintainya. Apa ada lagi yang kau ingin tahu?”

Onew memandang Key dengan senyum sabitnya, Key sepertinya masih belum sadar, ia masih terpaku pada senyum manis Onew.

“aku juga sama denganmu, belum tahu banyak tentang dirimu, tapi sekarang aku ingin tahu semuanya, kita bisa lebih saling mengenal mulai sekarang. Apa rencana jangka panjangku untuk jadi kekasihmu sudah gagal ?” Onew terus berceloteh melihat Key hanya diam.

“sa..sama sekali tidak” akhirnya Key membuka mulutnya.

Onew kemudian mendekati Key, mencium namja itu lembut, menyalurkan perasaan hangat pada namja yang ia cintai dan menghilangkan seluruh perasaan khawatir Key akan kehilangan dirinya.

“nah mulai sekarang, jangan buatkan aku makanan manis lagi, arra?”  Onew mengacak lembut rambut Key.

“ne” Key sudah bisa tersenyum kembali.

Key sadar ciuman tadi bukan yang terakhir melainkan sebuah tanda untuk awal yang baru.

END ....

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 Keytakaoru Dreamland. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates